Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Derita Ayam dan Sapi

Ayam : Gwe benci banget sama manusia.
Sapi : Lah, mang lo napa..yam??
Ayam : masa gww baru makan beras dikit aja, langsung diusir, sampe di lempar-lempar batu segala. Padahal mereka ampir tiap ari makan telur dan daging gwe. Sebel!!! benci bngt gwe sama yang namanya manusia.
Sapi : Emang lo doang yang benci???? Gwe lebih benci mereka dari siapapun!
Ayam : Emang lo kenapa.. pi?
Sapi : Coba elo bayangin, ampir tiap ari susu gue di elus-elus, dipencet-pencet, diremas-remas, tapi manusia kuran ajar itu ga pernah nikahin gwe, boro-boro ngelamar... Sakiiiittt banget batin gwe , emangnya gw jablay.!!!!!

sumber : 
http://www.facebook.com/pages/MOTIVASI-Penyemangat-Hari/183355605104501?ref=ts
»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Curahan Hati

Kasih dengar ceritaku tentang kegalauan hati yang meraja,
Mengisi relung hati yang hampa pada diriku.

Kasih lihat diriku menatap sendu sedih air matamu,
Kau berharap mengakhiri semua,
Aku tak mau...

Tak ada seorang pun yang tahu betapa besar rasa cintaku,
Lihat kesungguhan diriku!
Tapi kau takkan mengerti.

Tulusnya cintaku tak pernah terbalas olehmu,
Kau biarkan hati ini membeku,
Kandas cintaku...

Tulusnya cintaku tak pernah tersadar olehmu,
Kau biarkan kisah kita berlalu,
Kandas cintaku...

Sumber: Lirik Lagu Numata-Curhat

»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kisah Motivasi : Hanya Sebuah Koin Penyok

Alkisah, seorang lelaki keluar dari
pekarangan rumahnya, berjalan tak
tentu arah dengan rasa putus asa.


Sudah cukup lama ia menganggur.
Kondisi finansial keluarganya morat-
marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan
barang-barang mewah, ia masih
bergelut memikirkan cara memenuhi
kebutuhan pokok keluarganya
sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak
dibelikan pakaian, istrinya sering
marah-marah karena tak dapat
membeli barang-barang rumah
tangga yang layak. Laki-laki itu
sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa
perjalanannya kali inipun akan
membawa keberuntungan, yakni
mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri
jalanan sepi, tiba-tiba kakinya
terantuk sesuatu. Karena merasa
penasaran ia membungkuk dan
mengambilnya.

"Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok," gerutunya
kecewa. Meskipun begitu ia
membawa koin itu ke sebuah bank.

"Sebaiknya koin in Bapak bawa saja
ke kolektor uang kuno," kata teller itu
memberi saran. Lelaki itupun
mengikuti anjuran si teller, membawa
koinnya kekolektor.

Beruntung sekali,
si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya, lelaki tersebut
mulai memikirkan apa yang akan dia
lakukan dengan rejeki nomplok ini.

Ketika melewati sebuah toko
perkakas, dilihatnya beberapa
lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk
istrinya karena istrinya pernah
berkata mereka tak punya tempat
untuk menyimpan jambangan dan
stoples.

Sesudah membeli kayu
seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati
bengkel seorang pembuat mebel.
Mata
pemilik bengkel sudah terlatih
melihat kayu yang dipanggul lelaki
itu.

Kayunya indah, warnanya bagus,
dan mutunya terkenal. Kebetulan
pada waktu itu ada pesanan mebel.
Dia menawarkan uang sejumlah 100
dollar kepada lelaki itu.

Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya
dan dapat menawarkannya mebel
yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu.

Kebetulan di sana ada lemari yang
pasti disukai istrinya. Dia menukar
kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu.

Dia pun segera membawanya
pulang. Di tengah perjalanan dia melewati
perumahan baru. Seorang wanita
yang sedang mendekorasi rumah
barunya melongok keluar jendela
dan melihat lelaki itu mendorong
gerobak berisi lemari yang indah.

Si wanita terpikat dan menawar dengan
harga 200 dollar. Ketika lelaki itu
nampak ragu-ragu, si wanita
menaikkan tawarannya menjadi 250
dollar. Lelaki itupun setuju.
Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak
dan ingin memastikan uang yang ia
terima. Ia merogoh sakunya dan
menghitung lembaran bernilai 250
dollar. Pada saat itu seorang
perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas
uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan
berlari mendekati suaminya seraya
berkata, "Apa yang terjadi? Engkau
baik saja kan? Apa yang diambil oleh
perampok tadi?"

Lelaki itu mengangkat bahunya dan
berkata, "Oh, bukan apa-apa. Hanya
sebuah koin penyok yang
kutemukan tadi pagi".

Bila Kita sadar kita tak pernah
memiliki apapun, kenapa harus
tenggelam dalam kepedihan yang
berlebihan?

Kisah berikut, diadaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns.

Sumber: m.facebook.com/story.php?story_fbid=192931014146960&id=183355605104501&refid=20&_ft_a=183355605104501&_ft_tf=192931014146960&_ft_tpi=183355605104501&_ft_ti=22&_ft_fth=424ddf89b7a06486&_ft_time_ft=1330085450&_ft_mf_objid=192931014146960

»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ketika Ayah Tua...!

Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku
yang semula.
Mengertilah,bersabarlah sedikit
terhadap aku.

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.

Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau
dengar, bersabarlah mendengarkan,
jangan memutus pembicaraanku.

Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu- ribu
kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?

Ketika aku tak paham sedikitpun tentang teknologi dan hal-hal baru,
jangan mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu.

Ketika aku tak dapat berjalan,
ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku.

Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu
untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang
dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku
sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai
belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini,
sekarang temani aku menjalankan sisa
hidupku.

Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh
rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.

Sumber: m.facebook.com/photo.php?fbid=193690814070980&id=183355605104501&set=a.183875061719222.32837.183355605104501&refid=20&_ft_a=183355605104501&_ft_tf=193690814070980&_ft_tpi=183355605104501&_ft_ti=7&_ft_fth=3b7a171e88ba5620&_ft_time_ft=1330083755

»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan Lupakan Jasa Ibu Kita..!

Pada malam itu, seorang anak
bertengkar dengan ibunya... Karena sangat marah, si anak segera
meninggalkan rumah tanpa
membawa apapun...
Saat berjalan di suatu jalan, ia baru
menyadari bahwa ia sama sekali tdk
membawa uang sepeserpun...
si anak saat berjalan melewati
sebuah kedai bakmi dan ia mencium
harumnya aroma masakan...
Ia ingin sekali memesan semangkuk
bakmi, tetapi ia tdk mempunyai
uang...
Pemilik kedai melihat si Anak berdiri
cukup lama di depan kedainya, lalu
berkata "Nak, apakah engkau ingin
memesan semangkuk bakmi?"
" Ya, tetapi, aku tdk membawa uang"
jawab si Anak dengan malu-malu
"Tidak apa-apa, aku akan
mentraktirmu" jawab si pemilik kedai.
"Silahkan duduk, aku akan
memasakkan bakmi untukmu".
Tidak lama kemudian, pemilik kedai
itu mengantarkan semangkuk
bakmi..
si Anak segera makan beberapa
suap, kemudian air matanya mulai
berlinang.
"Ada apa nak?" Tanya si pemilik
kedai.
"tidak apa-apa" aku hanya terharu
jawab si Anak sambil mengeringkan
air matanya.
"Bahkan, seorang yang baru kukenal
pun memberi aku semangkuk
bakmi !, tetapi,… ibuku sendiri, setelah
bertengkar denganku, mengusirku
dari rumah dan mengatakan
kepadaku agar jangan kembali lagi
ke rumah"

"Kau, seorang yang baru kukenal,
tetapi begitu peduli denganku
dibandingkan dengan ibu kandungku
sendiri" katanya kepada pemilik
kedai Pemilik kedai itu. setelah mendengar perkataan si
Anak, pemilik kedai menarik nafas
panjang dan berkata "Nak mengapa kau berpikir seperti
itu? Renungkanlah hal ini, ''aku hanya memberimu semangkuk
bakmi dan kau begitu terharu...

" Ibumu telah memasak bakmi dan
nasi utukmu saat kau kecil sampai
saat ini, mengapa kau tidak
berterima kasih kepadanya? Dan kau
malah bertengkar dengannya" si Anak, terhenyak mendengar hal
tsb.

"Mengapa aku tdk berpikir ttg hal
tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru
kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak
untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan
kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele,
aku bertengkar dengannya.

si Anak, segera menghabiskan
bakminya, lalu ia mnguatkan dirinya
untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia
memikirkan kata-kata yg hrs
diucapkan kpd ibunya.
Begitu sampai di ambang pintu
rumah, ia melihat ibunya dengan
wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan si Anak..., kalimat pertama yang keluar dari
mulutnya adalah "Anak ku kau sudah pulang, cepat
masuklah, aku telah menyiapkan
makan malam dan makanlah dahulu
sebelum kau tidur, makanan akan
menjadi dingin jika kau tdk
memakannya sekarang" Pada saat itu si Anak tdk dapat
menahan tangisnya dan ia menangis
dihadapan ibunya... pada intinya... Sekali waktu, kita mungkin akan
sangat berterima kasih kpd org lain... disekitar kita untuk suatu pertolongan
kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kpd org yang sangat dekat
dengan kita (keluarga) khususnya
orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita akan
berterima kasih kepada mereka
seumur hidup kita. KARENA KITA BISA BEGINI SAMPAI
SAAT INI..ITU SEMUA KARENA
MEREKA....

Sumber : m.facebook.com/story.php?story_fbid=193694334070628&id=183355605104501&refid=17&_ft_a=183355605104501&_ft_tf=193694334070628&_ft_tpi=183355605104501&_ft_ti=22&_ft_fth=111cbda03cbcc668&_ft_time_ft=1329965651&_ft_mf_objid=193694334070628

»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan Su'uzon! Ini Harta Halal Loh...!

Assalamu'alaikum dan Salam Sejahtera untuk kita semua..

Pada postingan kali ini saya ingin membahas masalah paradigma masyarakat daerah pedalaman yang kurang menyenangkan bagi kita.
Mmmm.... Sebenarnya bukan salah mereka juga sih.. Mungkin mereka begitu karena mereka masih belum terjamah dengan teknologi moderen. Selain itu mereka masih percaya dengan 'alam gaib', misalnya mereka masih percaya dengan yang namanya pesugihan gitu. Jadi kita susah juga mau mengubah paradigma mereka. Selain itu kalau memang kita ngotot untuk mengubahnya, pasti harus dengan cara yang gila-gilaan baru kita dapat mengubahnya.hahaha

Kita ambil salah satu contoh.
Misal ada seorang dari kalangan keluarga biasa2 aja pergi dari desanya untuk kuliah ke kota. Dia masuk di Fakultas Ekonomi pada suatu Universitas ternama di Indonesia. Aseek..aseek..

N selama dia kuliah di fak.ekonomi itu ada salah satu mata kuliah yang mengajarkan tentang saham, obligasi, dll.
Ternyata anak itu trtarik untuk mencobanya. Ditabungnya sebahagian uang saku dari orang tuanya. Dan seiring waktu uang tabungannya udah mencapai angka 5 jt. Setelah itu dia membuka rekening di suatu bank sekuritas ber plat merah..
Trnyata ilmu ekonomi yg dipelajariny selama ini membawa dampak positif pada usahanya untuk bermain di bidang saham..cieile...dahsyat bner.haha
sehingga dari usahanya menjadi investor(bukan spekulator loh) itu dia mendpat kan tmbahan uang saku.ya itung2 utk isi pulsa n makan sehari2 lah..

Dia pun tamat kuliah, sekarang saldo yang dmilikinya sudah mencapai 20 jt.mantappp...
Jadi dia memutuskan selesai tamat kuliah dia mau buka usaha jualan online.ya dgn modal dikit yg diambil dari saldo di sekuritasnya td.

Yauding dengan bermodalkan sebuah laptop n modem yg anti lelet pastinya dia pulkam n memulai usaha jualan online n tetap menjadi investor dgn tetap memantau pergerakan saham2(sekali lg dia ini bukan spekulator loh.dia memang bisa menganalis saham gt.jd bukan asal tanam dia.haha)

ternyata usaha bisnis jualan onlineny maju pesat.n saham2 yg ditanamkan nya lg naik2nya pula.sehingga dia bisa beli rumah n menikah dgn seorang gadis cantik, sebut saja namanya mawar.haha

tetapi karena dia tinggal di desa yg belum trlalu maju, jd tetangga2ny heran.
Kok kerjaanny di rumah aja tp kok bisa banyak uang gt. N mereka menuduh di investor td pake cara yg bukan2 semacam ngepet, pesugihan.dll deh...haha.kasian2.

Dan mereka dgn gampangnya melapor ke pak lurah klw ada org pesugihan dikampung kita..

Sebagai orang yg bijak pak lurah dgn sopan mendatangi rumah investor td.
Trnyata setelah ngobrol sana sini pak lurah tanya 'bpk krja apa y.sya liat bpk jrang pergi keluar rumah.tp tau2 kok harta bpk nambah trus.?t

oh itu yg jd pertnyaan semua warga disini?
Saya ini pak kerjaanny jualan barang scra online dan jg berinvestasi dibidang saham..

Ini pak saya kasi liat..

Pak lurah.oh..jd situs eburang.com itu bpk yg kelola?

X. Yupz..

PL. Oh.sy jg sring beli brang dr situ.

X.oh bpk ngerti pake intrnet?

PL. Ya dong saya kan sarjana jg pak.malah SE lg.

X.Brarti bpk tw saham jg dong.

PL.yupz..

X.klw gt saya bz mnt tlong bpk utk mmulihkn nama baik saya.ceile...
Kita akn buat pelatihan komputer n internet di desa ini.
Siap ntu kt ajrin mreka jd investor.jd biar gk asal tuduh lg mreka.

PL.ide bgus tuh.bz mmjukan dsa kt tu.

Selesai

ya dr ilustrasi di atas bz kt liat gara2 ketidak tahuan n kepercayaan kuno gk jelas masyarakat desa itu,mereka jd memfitnah org yg gk salah.

Akhir kata saya brharap agar rakyat indonesia trbebas dr kepercayaan kuno yg tdk baik(klw yg baik gpp) n teliti dlu sbelum memvonis orang.
Haha

peace
wassalam...

»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Fenomena Warga Miskin di Daerah yang Kaya Sumber Daya Alam

Kemiskinan di Indonesia merupakan suatu masalah yang sangat sulit untuk dicari jalan keluarnya. Kita juga tidak tahu mengapa di negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ini angka penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan masih sangat tinggi. Mungkin penyebab dari relita di atas adalah di Indonesia masih minim dengan sumber daya ahli untuk mengolah kekayaan alam kita ini, selain itu di Indonesia juga belum banyak tersedia infrasturktur untuk mengolah sumber daya tersebut(misal: pabrik pengolahan minyak mentah), jadi hasil dari bumi kita ini kebanyakan kita ekspor keluar negeri dengan harga yang murah(bahan mentah kita jual), lalu setelah barang itu diolah oleh pihak asing kita kembali membelinya dengan harga yang tinggi. kalau dipikir-pikir dari segi ekonomi itu sangat merugikan bangsa kita. tetapi apa yang mau kita perbuat lagi, dinegara kita belum tersedia fasilitas pengolahannya.

Tetapi pada postingan kali ini, saya hanya akan memberikan data-data kemiskinan dari salah satu provinsi di Indonesia, yaitu Provinsi Aceh. Yang menjadi alasan saya mengapa memilih Provinsi Aceh pada posting kali ini adalah karena tugas dari dosen IMF kami disuru untuk mengumpulkan data-data tentang kemisknan di Aceh, selain alasan tersebut saya mengambil materi ini karena saya sekarang sedang berdomisili di wilayah Banda Aceh, jadi materi ini dapat menambah wawasan saya yang notabene anak Medan.

Baiklah kita mulai saja pembahasan kita. Dari data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik Nasional tahun 2010, Aceh berada di posisi termiskin ke-tujuh di Indonesia dan di posisi paling miskin di pulau sumatera dengan persentase 20,98% dari total 4.486.570 jiwa penduduknya. Tetapi jika dibandingkan dengan tahun 2009, angka kemiskinan di Aceh mengalami penurunan sebesar 0,82%. Dari data tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pemerintah Aceh belum dapat mengentaskan kemiskinan dengan optimal, padahal Aceh tergolong provinsi yang paling banyak menerima antuan dana, diantaranya: Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Otonomi Khusus, dana bagi hasil migas, dana tambahan abagi hasil migas, dana rehab-rekon, bantuan luar negeri (multidonor fund), dan dana reintegrasi. Jika diakumulasikan, total semua dana tersebut menyentuh angka Rp10.000.000.000.000 lebih. Dengan dana dan kekayaan alam yang dimilikinya sangat ironis bila provinsi ini termasuk provinsi termiskin di Indonesia.

-Perkembangan Penduduk Miskin di Aceh, 1999 - 2010


Jumlah penduduk miskin di Aceh tahun 1999 – 2002 mengalami peningkatan dari 14,75 % menjadi 29,83%, menurut hemat saya peningkatan penduduk miskin tersebut dipengaruhi karena terjadinya krisis ekonomi yang menghantam sebagian wilayah Asia yang pada tahun 1997. Peningkatan tingkat kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2001 – 2002 yaitu dari 19,20% menjadi 29,83%. Hal ini dikarenakan pada periode tersebut harga barang-barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan , yang digambarkan oleh inflasi sebesar 16,67% pada tahun 2001 dan 10,14% pada tahun 2002. Sedangkan dalam periode berikutnya secara perlahan jumlah penduduk miskin mengalami penurunan, kecuali pada 2004 – 2005 sedikit meningkat yaitu dari 28,37% menjadi 28,69% . Selama periode 2006 – 2008 persentase penduduk miskin Aceh mengalami penurunan yaitu dari 28,28% pada tahun 2006 menjadi 23,53% pada tahun 2008.
Pada tahun 2009 – 2010 persentase penduduk miskin di daerah perdesaan masih lebih tinggi daripada daerah perkotaan. Selama periode tersebut persentase penduduk miskin di daerah perdesaan mengalami penurunan dari 24,37% menjadi 23,54% , sementara di daerah perkotaan berkurang dari 15,44 % menjadi 14,65%.



Dibawah ini saya akan menampilkan beberapa data tentang kemiskinan yang dialami oleh penduduk Aceh:
 

-Perkembangan Penduduk Miskin di Aceh Maret 2010 – Maret 2011
 
Persentase penduduk miskin Provinsi Aceh pada bulan Maret 2011 sebesar 19,57%. Jika dibandingkan dengan persentase penduduk miskin pada Maret 2010 yang sebesar 20,98%, berarti persentase penduduk miskin turun sekitar 1,41%. Penurunan persentase penduduk miskin di daerah perdesaan lebih tinggi dibandingkan daerah perkotaan yaitu masing-masing 1,67% dan 0,96%.
Penurunan jumlah penduduk miskin ini diduga karena terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat yang diakibatkan oleh sebagian besar perekonomian sudah mulai bergairah kembali khususnya sektor pertanian. Hal ini berkaitan dengan pemberian bantuan pemberdayaan kepada masyarakat terutama masyarakat miskin oleh pemerintah maupun lembaga nonpemerintah.


Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin, akan tetapi ada dimensi lain yang perlu diperhatikan yaitu tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan, yang mengukur rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan.
Indeks Kedalaman Kemiskinan Aceh mengalami penurunan selama tahun 2010 – 2011 yaitu dari 4,11 menjadi 3,50. Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan turun dari 1,26 menjadi 0,94 pada periode yang sama. Hal ini menggambarkan adanya perbaikan pada tingkat konsumsi masyarakat miskin, karena penurunan nilai kedua indeks ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin menyempit.


Yah,,mungkin sekian dulu yang bisa saya posting kali ini. Apabila ada kesalahan pada postingan saya ini anda bisa membantu saya untuk memperbaikinya dengan menuliskan komentar di bagian bawah blog saya ini. Terima kasih.
»»  READMORE...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS